Consumer & Retail Banking
Consumer & Retail Banking
Artikel
2026-07-28

In This Economy, Menyiapkan Haji atau Menunggu Waktu yang Tepat?

Banyak orang memiliki impian yang sama, yakni suatu hari nanti bisa menunaikan ibadah haji. Namun, ketika berbicara tentang kapan harus mulai mempersiapkannya, jawabannya sering kali berakhir sama.

"Nanti kalau penghasilan sudah lebih besar."

"Tunggu kondisi ekonomi lebih stabil."

"Kalau sudah benar-benar siap, baru daftar."

Di tengah perubahan kondisi ekonomi, kenaikan biaya hidup, dan berbagai kebutuhan yang datang silih berganti, wajar jika banyak orang merasa harus menunggu waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan haji.

Namun, benarkah waktu yang tepat itu akan datang dengan sendirinya?

 
Mengapa Banyak Orang Menunda Menyiapkan Haji?

Setiap orang tentu memiliki alasan yang berbeda. Ada yang masih fokus membangun karier, membeli rumah, membiayai pendidikan anak, atau memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Tidak sedikit pula yang merasa biaya haji masih terlalu besar untuk dijangkau saat ini.

Padahal, tantangan terbesar dalam mempersiapkan haji bukan hanya soal biaya.

Ada satu faktor lain yang tidak kalah penting, yaitu waktu.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah calon jemaah haji terbesar di dunia. Akibatnya, masa tunggu keberangkatan haji reguler seragam menjadi 26 tahun (dikutip dari Mahkamah Konstitusi). Makin lama seseorang menunda memulai prosesnya, semakin panjang pula waktu yang mungkin harus dijalani sebelum akhirnya berangkat ke Tanah Suci.

 
Menunggu Sempurna Sering Kali Membuat Kita Tidak Pernah Memulai

Banyak keputusan finansial tertunda karena seseorang menunggu kondisi yang benar-benar ideal.

Padahal, kondisi ideal belum tentu datang sesuai harapan.

Penghasilan bisa bertambah, tetapi kebutuhan juga ikut meningkat. Bonus mungkin datang, tetapi ada kebutuhan lain yang harus diprioritaskan. Akhirnya, impian berhaji terus bergeser ke tahun berikutnya.

Daripada menunggu semua terasa sempurna, akan lebih baik jika mulai bertanya kepada diri sendiri: "Apa langkah konkret yang bisa saya lakukan hari ini?"

 

Haji Dimulai dari Perencanaan, Bukan dari Kesempurnaan

Banyak orang mengira persiapan haji baru dimulai ketika memiliki dana dalam jumlah besar.

Padahal, yang paling penting adalah membangun komitmen untuk mempersiapkannya sejak dini.

Menyisihkan sebagian penghasilan secara rutin, meski nilainya tidak terlalu besar, dapat menjadi awal yang baik. Kebiasaan tersebut membantu membentuk disiplin finansial sekaligus membuat target haji terasa lebih nyata.

Makin cepat memulai, makin panjang waktu yang dimiliki untuk mempersiapkan dana secara bertahap tanpa harus memberikan tekanan besar terhadap kondisi keuangan keluarga.

 
Memulai Lebih Awal Memberikan Lebih Banyak Pilihan

Perencanaan yang dilakukan sejak dini juga memberikan keleluasaan dalam menentukan langkah berikutnya.

Sebagian orang memilih fokus membangun dana haji secara bertahap. Sebagian lainnya telah memiliki target untuk memperoleh porsi haji khusus agar dapat berangkat dalam waktu yang relatif lebih singkat.

Setiap orang memiliki kondisi finansial dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, solusi yang dipilih pun tidak harus sama. Yang terpenting adalah tidak menunda langkah pertama.

 
Bangun Kebiasaan Menyiapkan Dana Haji bersama Program Rindu Haji

Bagi Anda yang masih berada pada tahap merencanakan dan mulai membangun dana haji, Bank Muamalat menghadirkan program Rindu Haji (Rincian Dana untuk Haji).

Program ini dirancang untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan menyiapkan dana haji melalui Tabungan iB Hijrah Haji secara bertahap dan terencana. Dengan memulai lebih awal, proses mempersiapkan biaya haji dapat terasa lebih ringan karena dilakukan secara konsisten sesuai kemampuan.

Selain membantu membangun disiplin dalam menyiapkan dana haji, program Rindu Haji juga menghadirkan berbagai apresiasi dalam bentuk grand prize paket Umrah, motor, hingga logam mulia selama periode program bagi nasabah yang memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Melalui program ini, Bank Muamalat ingin mengajak lebih banyak masyarakat menyadari bahwa perjalanan menuju Baitullah dapat dimulai dari langkah sederhana hari ini, bukan menunggu seluruh kebutuhan terasa sudah terpenuhi.

 
Jika Bisa Porsi Haji Khusus, Mengapa Tidak?

Bagi sebagian masyarakat, target berikutnya bukan lagi sekadar mulai menabung, melainkan memperoleh porsi haji khusus agar dapat merencanakan keberangkatan lebih awal.

Untuk kebutuhan tersebut, Bank Muamalat menyediakan ProHajj Plus, yaitu pembiayaan syariah yang membantu nasabah memperoleh porsi haji khusus melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang bekerja sama dengan Bank Muamalat.

Melalui ProHajj Plus, nasabah dapat memperoleh fasilitas pembiayaan sesuai prinsip syariah sehingga proses memperoleh porsi haji khusus menjadi lebih mudah direncanakan. Produk ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang telah memiliki kesiapan untuk melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan menuju Baitullah.

Dengan demikian, baik Anda yang baru mulai membangun dana haji maupun yang ingin segera memperoleh porsi haji khusus, tersedia solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tahap perencanaan masing-masing.

 
Menyiapkan Haji Adalah Perjalanan, Bukan Perlombaan

Perjalanan setiap orang menuju Baitullah tentu berbeda.

Ada yang memulainya dari tabungan kecil setiap bulan. Ada yang sudah memiliki kemampuan finansial untuk mengejar porsi haji khusus. Ada pula yang baru mulai merencanakan setelah berbagai kebutuhan keluarga terpenuhi.

Tidak ada jalan yang paling benar selain jalan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Yang perlu dihindari adalah terus menunda hingga kesempatan itu semakin jauh.

 
Mulai Hari Ini, Selangkah Lebih Dekat ke Baitullah

Di tengah berbagai tantangan ekonomi, menyiapkan haji mungkin terasa seperti tujuan yang besar. Namun, setiap tujuan besar selalu diawali oleh satu keputusan sederhana untuk memulai.

Jika saat ini Anda masih dalam tahap membangun kesiapan finansial, mulailah dengan menyusun rencana dan membiasakan diri menyisihkan dana secara konsisten. Program Rindu Haji dapat menjadi teman perjalanan dalam membangun kebiasaan tersebut.

Sementara itu, apabila Anda telah siap merencanakan keberangkatan melalui jalur haji khusus, ProHajj Plus dapat menjadi solusi pembiayaan syariah yang membantu Anda memperoleh porsi haji khusus melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Karena pada akhirnya, perjalanan menuju Baitullah bukan ditentukan oleh siapa yang paling cepat, melainkan oleh siapa yang berani mengambil langkah pertama.

Mari mulai hari ini untuk selangkah lebih dekat menuju Baitullah.
 

Baca Juga :