Consumer & Retail Banking
Consumer & Retail Banking
Artikel
2026-07-10

Bacaan Dzikir Setelah Tahajud: Amalan untuk Menutup Qiyamul Lail dengan Lebih Bermakna

Bagi banyak umat Islam, salat tahajud menjadi salah satu ibadah yang menghadirkan ketenangan sekaligus kesempatan untuk lebih dekat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Suasana malam yang hening membuat setiap rakaat terasa lebih khusyuk, sementara doa-doa yang dipanjatkan lahir dari hati yang lebih tenang.

 

Namun, rangkaian ibadah malam sejatinya tidak berhenti ketika mengucapkan salam. Setelah salat tahajud, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan doa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah. Inilah momen untuk memperbanyak istighfar, memuji kebesaran-Nya, bersyukur atas nikmat yang diberikan, sekaligus memohon kebaikan dunia dan akhirat.

 

Lalu, bagaimana bacaan dzikir setelah tahajud yang dapat diamalkan? Apakah ada urutan tertentu yang harus diikuti? Simak penjelasannya berikut ini.

 

Mengapa Dzikir Setelah Tahajud Dianjurkan?

Dzikir merupakan amalan yang dapat dilakukan kapan saja. Meski demikian, waktu setelah salat tahajud memiliki keistimewaan tersendiri karena berada di penghujung malam, yaitu saat seorang hamba baru saja menyelesaikan ibadah yang penuh keikhlasan.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala. berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah Allah dengan mengingat-Nya sebanyak-banyaknya." (QS. Al-Ahzab: 41).

Selain itu, Rasulullah SAW. juga menjelaskan bahwa pada sepertiga malam terakhir, Allah membuka pintu rahmat-Nya bagi hamba-hamba yang berdoa dan memohon ampun. Karena itu, memperbanyak dzikir setelah tahajud menjadi salah satu cara untuk menghidupkan malam dengan amal saleh.

Yang perlu dipahami, dzikir setelah tahajud bukan sekadar rutinitas membaca kalimat-kalimat tertentu. Dzikir adalah sarana untuk menghadirkan hati agar tetap terhubung dengan Allah setelah selesai melaksanakan salat.

 

Apakah Ada Bacaan Dzikir Khusus Setelah Tahajud?

Tidak terdapat riwayat yang menetapkan satu rangkaian dzikir khusus yang hanya dibaca setelah salat tahajud. Para ulama menjelaskan bahwa seorang muslim dapat memperbanyak bacaan dzikir yang diajarkan Rasulullah SAW., sebagaimana dzikir setelah salat pada umumnya, kemudian melanjutkannya dengan doa sesuai kebutuhan.

Hal ini menunjukkan bahwa yang paling utama bukan sekadar banyaknya bacaan, melainkan kekhusyukan hati ketika berdzikir dan berdoa.

 
Bacaan Dzikir Setelah Tahajud yang Dapat Diamalkan
 
1. Memperbanyak Istighfar

Setelah menyelesaikan salat, awali dengan memperbanyak memohon ampun kepada Allah.

Arab أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ

Latin Astaghfirullāh.

Artinya "Aku memohon ampun kepada Allah."

Istighfar mengajarkan seorang muslim untuk tidak merasa puas dengan amal yang telah dilakukan. Sebaliknya, ia menyadari bahwa setiap ibadah masih memiliki kekurangan sehingga tetap membutuhkan ampunan dari Allah.

 

2. Membaca Tasbih

Arab سُبْحَانَ اللّٰهِ

Latin Subḥānallāh.

Artinya "Mahasuci Allah."

Tasbih merupakan bentuk pengagungan kepada Allah yang Mahasempurna. Membaca tasbih setelah tahajud menjadi pengingat bahwa segala kesempurnaan hanya milik-Nya.

 

3. Membaca Tahmid

Arab الْحَمْدُ لِلّٰهِ

Latin Alhamdulillāh.

Artinya "Segala puji bagi Allah."

Bangun di malam hari untuk melaksanakan tahajud adalah nikmat yang tidak semua orang dapat rasakan. Oleh karena itu, tahmid menjadi ungkapan syukur atas kesempatan beribadah yang telah Allah berikan.

 
4. Membaca Takbir

Arab اللّٰهُ أَكْبَرُ

Latin Allāhu Akbar.

Artinya "Allah Maha Besar."

Takbir mengingatkan bahwa hanya Allah yang memiliki kekuasaan atas seluruh urusan kehidupan. Ketika seseorang selesai bermunajat pada malam hari, ia menyerahkan segala harapan dan ikhtiarnya kepada Allah Yang Maha Besar.

 
5. Membaca Tahlil

Arab لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ

Latin Lā ilāha illallāh.

Artinya "Tiada tuhan selain Allah."

Kalimat tahlil merupakan inti dari ajaran tauhid. Mengulanginya setelah tahajud menjadi bentuk peneguhan iman sekaligus pengingat bahwa hanya kepada Allah tempat bergantung.

 
Setelah Berdzikir, Lanjutkan dengan Doa

Dzikir dan doa merupakan dua amalan yang saling melengkapi. Setelah hati dipenuhi dengan pujian kepada Allah melalui dzikir, lanjutkan dengan memanjatkan doa sesuai kebutuhan.

Tidak ada batasan mengenai isi doa. Anda dapat memohon ampunan, keberkahan rezeki, kemudahan urusan, kesehatan, kebaikan bagi keluarga, maupun keteguhan iman. Berdoalah dengan penuh keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar setiap permohonan hamba-Nya.

Bagi sebagian orang, momen setelah tahajud juga menjadi waktu untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Renungkan apa yang telah dilakukan sepanjang hari, syukuri nikmat yang diterima, lalu mohon petunjuk agar diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

 

Menjadikan Dzikir sebagai Kebiasaan, Bukan Sekadar Bacaan

Salah satu tujuan utama dzikir adalah menjaga hati agar senantiasa mengingat Allah, bukan hanya saat beribadah, tetapi juga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, kualitas dzikir tidak hanya diukur dari banyaknya bacaan, melainkan juga dari sejauh mana maknanya tercermin dalam sikap dan perilaku.

Ketika seseorang terbiasa berdzikir setelah tahajud, ia belajar memulai hari dengan hati yang lebih tenang, penuh rasa syukur, dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan. Kebiasaan baik ini juga dapat menjadi pengingat bahwa setiap urusan pada akhirnya kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

 

Mari Perbanyak Dzikir Setelah Tahajud

Salat tahajud merupakan kesempatan istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah, sedangkan dzikir setelahnya menjadi pelengkap yang menyempurnakan ibadah malam. Dengan memperbanyak istighfar, tasbih, tahmid, takbir, tahlil, serta doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan, seorang muslim dapat menghidupkan malamnya dengan amal yang membawa ketenangan hati dan memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.

Yang tidak kalah penting, jadikan dzikir setelah tahajud sebagai kebiasaan yang dilakukan secara istiqamah. Meski dimulai dengan bacaan yang sederhana, amalan yang dilakukan secara konsisten lebih dicintai Allah daripada amalan yang besar tetapi hanya sesekali dilakukan.
 

Baca Juga :