Consumer & Retail Banking
Consumer & Retail Banking
Artikel
2025-12-19

Cara Menukar Uang di Money Changer dengan Aman. Ini Syaratnya!

Menukar uang di money changer adalah kebutuhan umum ketika akan bepergian ke luar negeri, beribadah umrah dan haji, atau saat ingin menyimpan valuta asing untuk keperluan tertentu. Agar prosesnya aman, nyaman, dan sesuai regulasi, penting untuk memahami langkah-langkahnya sejak awal. Panduan berikut merangkum cara menukar uang di money changer, syarat-syarat yang harus dipenuhi, serta tips agar transaksi berjalan lancar.

 

Mengapa Menukar Uang di Money Changer?

 

Money changer yang berizin resmi memiliki layanan penukaran valuta asing dengan kurs kompetitif dan proses yang praktis. Keunggulan utamanya antara lain:

  • Transaksi lebih aman karena berada di bawah pengawasan Bank Indonesia.
  • Ketersediaan mata uang asing yang umum dibutuhkan, seperti USD, SGD, EUR, hingga SAR.
  • Proses cepat dan praktis, tidak memerlukan banyak dokumen.
 

Memahami cara kerjanya membantu Anda mendapatkan nilai tukar yang optimal sekaligus mencegah potensi risiko.

 

Cara Menukar Uang di Money Changer

 

Berikut tahapan yang umumnya berlaku di money changer berizin resmi:

  1. Siapkan Identitas Diri

    Dokumen utama yang harus dibawa adalah KTP, paspor, atau SIM. Identitas hanya diperlukan untuk transaksi di atas jumlah tertentu, sesuai ketentuan masing-masing lembaga.

  1. Datang ke Lokasi atau Cek Ketersediaan Mata Uang

    Beberapa money changer menyediakan layanan pengecekan stok mata uang melalui telepon atau situs resmi. Ini berguna untuk memastikan apakah mata uang yang Anda cari, termasuk Riyal Saudi (SAR), tersedia.

  1. Lakukan Transaksi di Counter

    Petugas akan memberi informasi mengenai:

    • Kurs beli dan kurs jual
    • Jumlah maksimal penukaran
    • Biaya tambahan (jika ada)

    Pastikan untuk menanyakan nilai total yang diterima sebelum menyetujui transaksi.

  1. Hitung dan Periksa Uang

    Setelah transaksi diselesaikan, Anda akan menerima uang dalam denominasi tertentu. Periksa kembali jumlah dan kondisi fisiknya, agar tidak terjadi kesalahan atau penolakan ketika digunakan di negara tujuan.

  1. Simpan Bukti Transaksi

    Struk transaksi menjadi bukti sah saat bepergian atau jika diperlukan untuk pelaporan keuangan.

 

Syarat Menukar Uang di Money Changer

 

Meskipun berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing lembaga, berikut syarat umum yang berlaku:

  1. Membawa Identitas Resmi

    Seperti KTP, paspor, atau SIM, terutama untuk transaksi dalam jumlah besar.

  1. Menukarkan Uang Tunai dalam Kondisi Baik

    Uang rupiah maupun valuta asing yang ditukarkan harus dalam kondisi layak edar. Uang yang sobek, terlipat ekstrem, atau terkena tinta biasanya akan dikenakan potongan atau ditolak.

  1. Mengikuti Batas Maksimal Transaksi

    Money changer berizin akan mengikuti ketentuan Bank Indonesia terkait batasan transaksi, terutama untuk jumlah yang sangat besar.

  1. Mengikuti Kurs yang Berlaku

    Kurs dapat berubah sepanjang hari. Itu sebabnya penting untuk memeriksa dan memastikan kurs sebelum transaksi.

 

Tips Mendapatkan Kurs Penukaran yang Lebih Menguntungkan

 
  • Pilih money changer resmi agar transaksi aman.
  • Cek kurs di beberapa tempat sebelum menukar.
  • Lakukan transaksi di jam aktif saat pasar valuta asing stabil.
  • Hindari menukar uang di bandara yang umumnya memiliki kurs lebih tinggi.
 

Butuh Tukar Uang Riyal? Ke Cabang Bank Muamalat Saja

 

Jika Anda sedang bersiap menjalankan ibadah umrah, haji, atau ingin menukar uang Riyal (SAR) dengan lebih nyaman, Anda bisa melakukannya langsung di cabang Bank Muamalat.

 

Keuntungan menukar uang Riyal di Bank Muamalat:

  • Proses lebih mudah dan aman karena dilakukan di bank syariah berizin.
  • Pelayanan ramah dan profesional, membantu Anda menghitung kebutuhan dana dengan lebih tenang.
 
Datang ke cabang Bank Muamalat terdekat dan tukarkan uang Riyal Anda dengan lebih nyaman. Siapkan perjalanan ibadah Anda dengan penuh ketenangan sejak awal.

Baca Juga :