Consumer & Retail Banking
Consumer & Retail Banking
Artikel
2026-03-10

Apa Itu Lailatul Qadar? Keistimewaan, Amalan, dan Tips Meraih Malam Penuh Kemuliaan

Bulan Ramadan selalu menyimpan satu malam yang sangat dinantikan oleh umat Islam, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini dikenal sebagai malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan, bahkan nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Tidak heran jika banyak orang meningkatkan ibadahnya di sepuluh malam terakhir Ramadan dengan harapan dapat meraih keutamaan malam istimewa ini.

 

Namun, apa sebenarnya Lailatul Qadar? Mengapa malam ini begitu istimewa? Dan amalan apa saja yang dianjurkan untuk dilakukan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

 

Apa Itu Lailatul Qadar?

 

Secara bahasa, Lailatul Qadar berasal dari dua kata dalam bahasa Arab: lailah yang berarti malam, dan qadr yang memiliki makna kemuliaan, ketetapan, atau takdir. Secara umum, Lailatul Qadar dapat dimaknai sebagai malam yang penuh kemuliaan ketika Allah menetapkan berbagai urusan bagi hamba-Nya.

 

Keistimewaan malam ini dijelaskan secara khusus dalam Al-Qur’an, yaitu dalam Surah Al-Qadr:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ۝١ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ۝٢ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ۝٣ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ۝٤ سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِࣖ ۝٥

Artinya:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu hingga terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 1–5)

 

Ayat tersebut menjelaskan bahwa Lailatul Qadar adalah malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan dan malam yang dipenuhi dengan keberkahan hingga waktu fajar.

 

Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?

 

Waktu pasti Lailatul Qadar tidak disebutkan secara spesifik. Namun, Rasulullah SAW memberikan petunjuk bahwa malam tersebut berada pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.

 

Dalam sebuah hadis disebutkan:

"Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Malam-malam yang sering disebut sebagai kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar antara lain:

  • Malam ke-21 Ramadan
  • Malam ke-23 Ramadan
  • Malam ke-25 Ramadan
  • Malam ke-27 Ramadan
  • Malam ke-29 Ramadan

Karena waktunya tidak pasti, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir agar tidak melewatkan kesempatan meraih keutamaannya.

 
Keistimewaan Lailatul Qadar

 

Ada banyak keutamaan yang menjadikan Lailatul Qadar sebagai malam yang sangat istimewa. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Lebih Baik dari Seribu Bulan 
    Keutamaan paling dikenal adalah bahwa ibadah pada malam Lailatul Qadar lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun. 
    Artinya, satu malam ibadah dapat bernilai seperti puluhan tahun beribadah. Ini menjadi kesempatan luar biasa bagi setiap Muslim untuk meningkatkan amal.
  2. Malam Turunnya Al-Qur’an 
    Lailatul Qadar juga merupakan malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Karena itulah malam ini memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.
  3. Turunnya Malaikat Membawa Keberkahan 
    Pada malam ini, para malaikat turun ke bumi dengan membawa keberkahan dan kebaikan bagi orang-orang yang beribadah. Suasana malam Lailatul Qadar digambarkan penuh ketenangan hingga waktu fajar.
  4. Pengampunan Dosa 
    Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim) 
    Hadis ini menunjukkan bahwa Lailatul Qadar menjadi kesempatan besar untuk memohon ampunan dan memperbaiki diri.
 
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar

 

Agar dapat memaksimalkan malam penuh keberkahan ini, ada beberapa amalan yang dianjurkan.

  1. Salat Malam (Qiyamul Lail) 
    Salat malam menjadi salah satu ibadah utama pada Lailatul Qadar. Umat Islam dapat melaksanakan salat tarawih, tahajud, maupun salat sunnah lainnya dengan penuh kekhusyukan.
  2. Membaca Al-Qur’an 
    Karena Lailatul Qadar berkaitan erat dengan turunnya Al-Qur’an, membaca dan merenungkan maknanya menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
  3. Memperbanyak Doa 
    Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah: 
    اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي 
    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
  4. Berdzikir dan Memperbanyak Istighfar 
    Dzikir seperti tasbih, tahmid, takbir, dan istighfar dapat membantu menjaga hati tetap fokus dalam mengingat Allah sepanjang malam.
  5. Bersedekah 
    Memberikan sedekah pada malam-malam terakhir Ramadan juga termasuk amalan yang sangat dianjurkan, karena pahala yang diperoleh bisa berlipat ganda. Anda bisa bersedekah dengan mudah melalui fitur Ziswaf di Muamalat DIN, kapan pun dan di mana pun.

 

Tanda-Tanda Lailatul Qadar

 

Beberapa riwayat menyebutkan tanda-tanda yang sering dikaitkan dengan malam Lailatul Qadar, di antaranya:

  • Suasana malam terasa sangat tenang dan damai
  • Udara tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin
  • Matahari terbit pada pagi harinya dengan cahaya yang lembut

 

Namun, tanda-tanda ini tidak selalu menjadi patokan pasti. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tetap beribadah dengan sungguh-sungguh pada setiap malam di sepuluh hari terakhir Ramadan.

 

Tips Meraih Lailatul Qadar

 

Agar tidak melewatkan kesempatan meraih malam istimewa ini, beberapa tips berikut bisa dilakukan.

  1. Fokus pada Sepuluh Malam Terakhir Ramadan 
    Usahakan untuk meningkatkan kualitas ibadah mulai malam ke-21 hingga akhir Ramadan.
  2. Membuat Jadwal Ibadah 
    Menyusun jadwal ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dzikir, dan doa dapat membantu menjaga konsistensi.
  3. Mengurangi Aktivitas yang Tidak Penting 
    Mengurangi aktivitas yang kurang bermanfaat dapat membantu menjaga energi agar tetap fokus beribadah.
  4. Melakukan I’tikaf di Masjid 
    Jika memungkinkan, i’tikaf di masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi salah satu cara terbaik untuk memaksimalkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
  5. Menjaga Niat dan Keikhlasan 
    Ibadah yang dilakukan dengan niat tulus dan penuh harapan kepada Allah akan memberikan nilai spiritual yang lebih mendalam.
 
Semoga Kita Dapat Malam Mulia

 

Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadan. Keutamaannya yang lebih baik dari seribu bulan menjadikannya kesempatan berharga bagi setiap Muslim untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, dan memperbaiki hubungan dengan Allah.

 

Karena waktunya dirahasiakan, umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Dengan kesungguhan, doa, dan niat yang tulus, semoga setiap langkah ibadah yang dilakukan dapat menjadi jalan untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar.
 

Baca Juga :