Consumer & Retail Banking
Consumer & Retail Banking
Artikel
2021-09-27

APA SAJA YANG HARUS DIKETAHUI SEBELUM MULAI BERINVESTASI?

Assalamualaikum BMers!

Kata “investasi” sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang saat ini. Malah bagi kaum milenial, investasi menjadi sebuah tren sehingga banyak dari mereka yang melek investasi dan mencoba untuk memulainya. Ditambah lagi, kemajuan teknologi dan informasi yang semakin pesat juga turut menumbuhkan minat masyarakat luas untuk mulai berinvestasi. Apa sih investasi itu? Investasi merupakan salah satu cara pengelolaan dana dengan menaruh aset atau modal pada produk keuangan tertentu dengan harapan memperoleh imbal hasil di waktu mendatang. Saat ini produk investasi juga sudah banyak tersedia baik di bank umum, bank syariah, maupun platform digital.

 

Namun bagi para pemula yang baru berniat investasi, biasanya memiliki kendala umum seperti harus mulai dari mana? Kapan? Seperti apa? Nah, kali ini Bank Muamalat akan memberikan beberapa tips memulai investasi untuk pemula agar kamu tidak bingung lagi.

 

  1. Tentukan Tujuan

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum mulai berinvestasi adalah menentukan tujuan. Misal, apa yang ingin kamu capai atau harapkan dari investasimu seperti dana untuk usaha, untuk biaya pernikahan, biaya liburan, membeli rumah, dan sebagainya. Jika kamu sudah memiliki tujuan yang jelas maka akan lebih mudah untuk memulai investasi yang kecepat.n perkembangannya sesuai dengan kebutuhanmu.

 

  1. Tentukan Jangka Waktu

Jangka waktu investasimu juga saling berkaitan dengan tujuan awalmu berinvestasi. Misal, jika kamu berinvestasi untuk biaya pernikahan 5 tahun mendatang, maka kamu perlu memperhitungkan jumlah biaya yang dibutuhkan untuk hal tersebut. Apabila kamu sudah memperhitungkan keduanya, maka kamu bisa mulai menentukan berapa biaya yang harus kamu sisihkan perbulannya untuk investasimu.

  1. Pilih Jenis Investasi sesuai Portofolio Pemasukan & Jenis Risiko

Ketika kamu sudah tidak bingung lagi tentang tujuan dan jangka waktu yang kamu butuhkan untuk berinvestasi, selanjutnya kamu bisa mulai memilih jenis investasimu. Tentunya harus disesuaikan dengan portofolio sumber pemasukan yang kamu dapatkan. Apakah dari gaji bulanan, hasil usaha, maupun lainnya. Tidak kalah penting kamu juga perlu memperhatikan jenis-jenis risiko dari masing-masing produk investasi yang ada. Terdapat beberapa jenis investasi di pasaran saat ini seperti deposito, tabungan emas, reksadana, sukuk, pasar uang, dan lainnya. Bila kamu ingin mengoptimalkan keberkahan investasimu, kamu dapat memilih produk investasi yang sesuai syariah misal deposito syariah, reksadana syariah, sukuk dan sebagainya, yang mudah kamu dapatkan di bank syariah. Apabila kamu tertarik mencoba investasi melalui platform digital maka perhatikan pula rekam jejaknya. Dengan demikian risiko investasimu paling tidak bisa diminimalkan sejak awal.

 

Bagaimana, mudah bukan untuk memulai investasi? Yuk, mulai dari sekarang investasimu dan biarkan uang bekerja untukmu. #MuamalatArtikel

Baca Juga :