Manajemen Muamalat
Komite Pemantau Risiko
Manajemen Muamalat
Komite Pemantau Risiko
 
Iggi H. Achsien
Ketua

Warga negara Indonesia, lahir di Indramayu, 3 Februari 1977. Memperoleh gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia sebagai lulusan terbaik dengan predikat Cum Laude. Telah menyelesaikan program Global Leadership Executive MBA di SBM ITB dan Aalto University, Finlandia. Beliau memiliki pengalaman di industri keuangan di bidang perbankan syariah, pasar modal, dan juga asuransi. Aktif terlibat dalam industri keuangan syariah dan dikenal sebagai pioneer dalam penerbitan Obligasi Syariah (Sukuk) di Indonesia dengan penerbitan pertama Obligasi Syariah Mudharabah Indosat tahun 2002. Juga ikut terlibat bersama Kementrian Keuangan dalam proses penerbitan Sukuk Negara tahun 2008.

 

Menjabat sebagai ketua komite pemantau risiko sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 004/B/DIR-KPTS/II/2018  tentang Pembentukan Komite Pemantau Risiko tanggal 1 Februari 2018

Abdulsalam Mohammed Joher Al-Saleh
Anggota

Warga Negara Kuwait, lahir di Kuwait, 25 April 1966. Memperoleh gelar Sarjana dibidang Administrasi Bisnis dari Universitas Kuwait. Beliau pernah menduduki berbagai posisi salah satunya sebagai Regional Manager di National Bank of Abu Dhabi, Kuwait, dari Oktober 2005 hingga September 2012. Selanjutnya beberapa posisi strategis yang dijabat beliau hingga saat ini diantaranya Board Member di Boubyan Takaful Insurance (anak perusahaan di Boubyan Bank) dan Vice Chairman di Boubyan Capital (anak perusahaan di Boubyan Bank) sejak tahun 2013, selain itu jabatan Board Member di United Capital Bank (Sudan – Khartoum) juga telah dijabat sejak tahun 2014, dan sebagai Deputy Chief Executive Officer di Boubyan Bank sejak tahun 2012. Beliau diangkat pada RUPS Tahunan pada 30 Maret 2017 dan saat ini masih menunggu persetujuan Uji Kemampuan dan Kepatutan dari OJK.

 

Menjabat sebagai anggota komite pemantau risiko sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 004/B/DIR-KPTS/II/2018  tentang Pembentukan Komite Pemantau Risiko tanggal 1 Februari 2018.

Anwar Nasution
Anggota

Warga negara Indonesia, lahir di Sipirok, Tapanuli, pada tanggal 5 Agustus 1942. Menjabat sebagai anggota komite pemantau risiko sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. 004/B/DIR-KPTS/II/2018  tentang Pembentukan Komite Pemantau Risiko tanggal 1 Februari 2018.

 

Pada tahun 1968, lulus dari Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia; pada tahun 1973, Magister Administrasi Publik dari Kennedy School of Government, Harvard University-Massachusetts, Amerika Serikat; pada tahun 1982, Ph.D di bidang Ekonomi dari Tufts University Medford, Massachusetts, USA. Spesialisasi di bidang Teori Ekonomi Makro Terapan, Ekonomi Moneter dan Ekonomi Internasional. Dr Anwar Nasution adalah Profesor Emeritus Ekonomi di Universitas Indonesia di Jakarta, Senior Fellow di Jeffrey Cheah Institute kawasan Asia Tenggara, Sunway City, Kuala Lumpur Malaysia;

 

Salah satu anggota dari Advisory Group International (Shadow-20) pada tahun 2013 di bawah kepemimpinan Profesor Jeffrey Sachs dari Columbia University, Spesialis Lembaga Ekonomi di SEADI Project, Nathan Associates, Inc, di Jakarta (2011-2013); Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (20042009); Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (19992004) dan Dekan Fakultas Ekonomi (1988-2001). Beliau menjadi Profesor Sasakawa dalam Pembangunan Ekonomi di UNU/WIDER Institute di Helsinki, Finlandia, dan Ajun Profesor Ekonomi di Universitas Helsinki dan Tampere tahun 1995-1996.

 

Pernah mengunjungi Research Associate, dan NBER di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, IDE di Tokyo, Fakultas Penelitian untuk Studi Pasifik, ANU di Canberra, Australia, dan Kyoto University, Kyoto, Jepang.

 

Sebagai konsultan untuk UN-ESCAP, UN-ECLAC, US-AID, ADB, Bank Dunia, IMF dan MITI Jepang dan merupakan anggota dari American Economic Association, American Committee on Asian Economic Studies (ACAES), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, dan East Asia Economic Association. Profesor Nasution memegang posisi editorial dalam Buletin Studi Ekonomi Indonesia (BIES) yang diterbitkan oleh Universitas Australia, Canberra, Journal of Economic Studies Asia (diterbitkan oleh ACAES) dan Journal of Asian Economics.

 

Karya penelitiannya telah diterbitkan dalam banyak jurnal ekonomi, dan oleh sejumlah penerbit, seperti ISEAS Singapura, RoutledgeCurzon, University of Chicago Press, University of Michigan Press, Praeger, Maruzen, McMillan and Lynne Rienner Publishers, OECD and Oxford University Press. Publikasi-Nya meliputi: “Lembaga Keuangan dan Kebijakan” (Singapura: ISEAS, 1983); Dengan W.T. Woo, “Perilaku Kebijakan Ekonomi di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Utang Luar Negeri” dalam JD Sachs (ed.), Hutang Negara Berkembang dan Ekonomi Dunia, Chicago University Press, 1989); Dengan WT Woo dan B. Glassburner, “Kebijakan Ekonomi Makro, Krisis dan Pertumbuhan Jangka Panjang di Indonesia, 1965 - 1990” (Washington, DC: Bank Dunia, 1994); Dengan S. Griffith-Jones, M.F. Montes, “Arus Modal jangka pendek dan Krisis Ekonomi” (Oxford: Oxford University Press, 2000) dan “Global SavingsInvestment Imbalances: What Role for East Asia”, Asian Economic Papers 6-2, pp 1-13 (Agustus 2007). Buku suntingannya berjudul Kebijakan Makroekonomi di Indonesia Setelah Krisis Keuangan pada tahun 1997, di tahun 2014 telah diterbitkan oleh Routledge Singapura baik hard dan soft cover.

 

Abdulwahhab Abed
Anggota

Warga Negara Saudi Arabia, lahir di Saudi Arabia. Memperoleh gelar sarjana Corporate Finance-Accounting dan Master of Business Administration (MBA) Finance di McCallum Graduate School of Business, Bentley College, Waltham MA. Serves as member of Risk Monitoring Member Commitee of Bank Muamalat Indonesia since February 2018 pursuant to Decre of Directors No.004/B/ DIR-KPTS/II/2018 dated February 1, 2018.

 

Dece Kurniadi
Anggota

Warga negara Indonesia, lahir di Jakarta tanggal 30 Desember 1971, dan mendapatkan gelar sarjana dari Universitas Islam Indonesia pada fakultas hukum dan mendapatkan gelar Master Management pada bidang Keuangan Syariah di Universitas Indonesia. Sebelum menjabat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko Bank Muamalat Indonesia, beliau telah berpengalaman di industri perbankan syariah selama lebih dari 20 tahun, diantaranya berkiprah selama 9 tahun dalam perbankan syariah di Bank Muamalat Indonesia untuk berbagai segmen dengan posisi terakhir sebagai Pimpinan Cabang di tahun 2006.

 

Kemudian beliau menjabat sebagai Associate Parner di Konsultan Perbankan Syariah di “SHG-SAM & Rekan”, Associate Partner di Islamic Finance Initiative, dan sampai saat ini masih menjadi Dosen Program Vokasi Administrasi Keuangan dan Perbankan di Universitas Indonesia, Dosen beberapa mata kuliah Perbankan Syariah di Politeknik Negeri Jakarta serta sebagai anggota dan instruktur di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia - BI. Selain itu beliau juga menjabat sebagai Commisioner dan Finance Advisor di PT Wichindo Pratama Balikpapan dan instruktur pada Muamalat Institute yang merupakan afiliasi Bank Muamalat Indonesia yang fokus sebagai lembaga edukasi ekonomi dan keuangan syariah profesional. Pada tahun 2016 beliau juga pernah menjadi Anggota POKJA IPMP Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) sampai dengan Februari 2017.

 

Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko Bank Muamalat Indonesia sejak Februari 2018 sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No.004/B/DIR-KPTS/II/2018 tanggal 1 Februari 2018.