About Muamalat
About Muamalat
Subsidiary Company

1. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Muamalat

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Muamalat, merupakan Badan Hukum yang menyelanggarakan Program Pensiun, yaitu suatu program yang menjanjikan sejumlah uang yang pembayarannya secara berkala dan dikaitkna dengan pencapaian usia tertentu.

Keuntungan:

- Bagi Perorangan : Sebagai jaminan kesinambungan penghasilan dan kesejahteraan di hari tua bagi diri sendiri dan keluarga.
- Bagi Perusahaan : Perusahaan memberikan kesinambungan penghasilan karyawannya setelah berhenti dari bekerja dan dengan mengikutsertakan karyawan suatu perusahaan pada DPLK Muamalat, akan memberikan rasa aman bagi masa depan karyawan, sehingga ada ketenangan baik saat karyawan masih aktif bekerja maupun pada purna tugas.

Syarat Kepesertaan:
- Perorangan
- Usia minimal 18 tahun atau sudah menikah.
- Iuran minimal Rp50.000,- per bulan.
- Menyertakan foto copy KTP/SIM/Paspor dan Kartu Keluarga
- Biaya pendaftaran Rp10.000,-

"Miliki hari esok yang lebih baik dan percayakan pengelolaan Dana Pensiun melalui DPLK Muamalat Insya Allah aman duniawi dan ukhrowi"

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi seluruh kantor Bank Muamalat terdekat, atau melalui:

DPLK Muamalat
http://dplk.bankmuamalat.co.id/
Gedung Arthaloka Lt 9
Jl. Jendral Sudirman Kav. 2 Jakarta 10220
Tel : (021) 2511303
Fax : (021) 2511438

 

2. PT. Al-Ijarah Indonesia Finance (ALIF)

PT. Al-Ijarah Indonesia Finance (AL IJARAH) adalah perusahaan keuangan syariah yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan keuangan masyarakat Indonesia. AL IJARAH didirikan pada bulan Desember 2006 di Jakarta dan memulai operasionalnya pada tanggal  27 Agustus 2007.

Modal awal yang disetorkan adalah sebesar Rp105 miliar, yang ditempatkan sama rata oleh tiga lembaga keuangan terkemuka Indonesia dan Timur Tengah, yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Boubyan Kuwait, Alpha Lease and Finance Holding BSC, Kerajaan Bahrain

AL IJARAH  pada mulanya didirikan untuk melayani kebutuhan pembiayaan bagi komunitas bisnis Indonesia dan Asia Tenggara, dengan menawarkan pembiayaan minimal sebesar Rp2 milyar per transaksi dan jasa konsultasi keuangan. Krisis ekonomi global yang dimulai tahun 2010 lalu telah mendorong AL IJARAH untuk mengubah fokus bisnis pada pembiayaan ritel.  Hal ini disamping untuk meningkatkan sumber pendanaan, juga untuk mengambil manfaat dari pertumbuhan sektor konsumsi yang sangat besar di Indonesia dewasa ini dan di masa mendatang.

Saat ini AL IJARAH menawarkan berbagai jenis produk pembiayaan, mulai dari pembiayaan komersial untuk investasi barang modal untuk keperluan usaha seperti mesin dan alat berat maupun pembiayaan konsumtif (ritel) seperti mobil dan sepeda motor.

Semua produk pembiayaan tersebut didasarkan pada prinsip keuangan syariah dengan menggunakan skema pembiayaan Ijara Muntahia Bittamlik (Sewa dan Beli), dan Murabaha (Jual dan Beli).

Seiring dengan perkembangan sektor konsumsi dan kembalinya Indonesia pada status investment grade, AL IJARAH optimis untuk terus berpartisipasi aktif dalam perkembangan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. Untuk itu sejumlah upaya telah dan terus dilakukan guna memberikan layanan terbaik bagi segenap stakeholder AL IJARAH.

Informasi lain tentang kami dapat dilihat pada situs kami www.alijarahindonesia.com