Consumer & Retail Banking
Consumer & Retail Banking
Artikel
Mar 31, 2017

KPR 5%, Solusi Perencanaan Keluarga untuk Sobat Muamalat

Assalaamu'alaikum sobat! Bagi sobat yang ingi mengetahui tentang promo KPR 5% Bank Mumalat, yuk simak pembahasannya dibawah ini!

 

Sebagai bentuk komitmen kepada Sobat Muamalat yang memiliki kebutuhan akan tempat tinggal idaman, Bank Muamalat Indonesia telah meluncurkan beberapa program pembiayaan nasabah yang bekerja sama dengan beberapa pengembang properti. Salah satunya adalah program pembiayaan berbentuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan angsuran ringan setara 5% per tahun dan tetap sampai dengan 6 tahun pertama.

 

Program KPR dari Bank Muamalat Indonesia ini menyediakan dua pilihan akad perbankan syariah, yaitu Murabahah (akad jual-beli yang disepakati oleh penjual dan pembeli) dan Musyarakah Mutanaqishah (akad kerjasama sewa). Dengan angsuran yang ringan dan pilihan akad yang ada, program pembiayaan ini diharapkan tidak hanya membantu Sobat Muamalat dalam merencanakan keluarga namun juga pengaturan rencana keuangan keluarga di tahun-tahun awal angsuran.

 

Jika Sobat Muamalat memiliki masa angsuran kurang dari 6 tahun, yaitu 5 tahun, angsuran ringan setara 5% per tahun masih bisa didapatkan hingga 3 tahun pertama. Penyesuaian angsuran kemudian akan disesuaikan dengan kenaikan penghasilan nasabah. Keuntungan lain yang bisa didapatkan oleh Sobat Muamalat adalah:

  • Jumlah angsuran yang tetap hingga akhir pembiayaan sesuai dengan akad perbankan syariah murabahah,
  • Kebijakan (platform) pembiayaan KPR yang besar,
  • Persentase uang muka ringan dimulai dari 10% (untuk luas bangunan 70 m2),
  • Batas maksimum pembiayaan selama 15 tahun
  • Pembiayaan dilindungi oleh asuransi jiwa

 

Tidak hanya rumah tinggal, program KPR Bank Muamalat Indonesia juga bisa digunakan untuk  pembangunan atau renovasi rumah susun, apartemen, condotel, termasuk juga pengalihan KPR dari bank lain.

 

Cara Mengikuti Program KPR Bank Muamalat Indonesia

Untuk mengajukan pembukaan KPR Bank Muamalat Indonesia, Sobat Muamalat bisa datang dan bertanya langsung ke kantor cabang Bank Muamalat Indonesia terdekat atau mempersiapkan persyaratan di bawah ini:

  • Memiliki tabungan di Bank Muamalat Indonesia (pembayaran angsuran akan otomatis didebet dari rekening Anda)
  • Merupakan nasabah perorangan,
  • Berusia minimal 21 tahun saat pengajuan pembiayaan
  • Berusia maksimal 55 tahun bagi pegawai atau belum pensiun, dan 60 tahun bagi wiraswasta saat jatuh tempo pembiayaan
  • Status karyawan:

(1) Karyawan tetap (minimal telah bekerja 1 tahun)

(2) Karyawan kontrak (minimal telah bekerja 2 tahun) 

(3) Wiraswasta/Profesional

  • Tidak termasuk dalam Daftar Pembiayaan Bermasalah
  • Melengkapi persyaratan administratif pengajuan selain formulir permohonan, seperti fotocopy KTP, KK, Surat Nikah (bila sudah menikah), NPWP, dan Slip gaji asli serta surat keterangan kerja (untuk pegawai/karyawan).

 

Perbedaan KPR Syariah dan Konvensional 

Perbedaan antara KPR Syariah dan konvensional adalah cara perhitungan kewajiban. Dalam pembiayaan syariah tidak ada perhitungan bunga seperti dalam skema kredit di bank konvensional. Jadi tidak dikenal istilah bunga murah atau rendah dalam KPR syariah. Dengan pembiayaan syariah, cicilan yang harus anda bayar setiap bulan jumlahnya tetap, sama sepanjang masa kredit. Sementara, KPR konvensional menawarkan cicilan tetap hanya pada 1 sampai 3 tahun di awal kredit. Setelah itu bank menggunakan bunga mengembang yang besarnya mengikuti kondisi pasar sehingga cicilan bisa berubah-ubah setiap saat.

 

Mengapa cicilan kredit menjadi tetap di KPR syariah? karena dalam pembiayaan syariah harga rumah dan margin keuntungan bank sudah dipatok di awal saat perjanjian kredit. Jumlah keuntungan atau margin untuk bank sudah disepakati sejak awal. Berbeda dengan KPR konvensional yang penetapan bunganya bersifat mengembang tergantung kondisi pasar karena bunga tidak dipatok sehingga bisa tinggi, bisa pula rendah.

 

Agar lebih jelas, berikut contoh ilustrasinya: Misal, pembiayan rumah senilai Rp 500 juta untuk masa kredit 15 tahun. Hasilnya untuk masing-masing jenis KPR adalah sebagai berikut:

1. KPR konvensional menggunakan bunga tetap di dua sampai 3 tahun pertama yang kemudian diikuti bunga mengambang (floating) mengikuti kondisi pasar. Dalam 3 tahun pertama anda membayar cicilan tetap sebesar Rp 5,7 juta. Menginjak tahun ke 4 dan seterusnya, cicilan meningkat menjadi Rp 6,3 juta atau lebih tinggi lagi karena bunga tetap digantikan oleh bunga mengambang (flexible rate).

2. KPR syariah menggunakan skema murabahah (jual beli), cicilan tetap yang harus dibayar adalah Rp 6,3 juta selama masa kredit.

 

Dari hasil perbandingan ini, anda bisa melihat bahwa dalam masa awal kredit, yaitu 3 tahun pertama cicilan dengan KPR konvensional memang lebih rendah, namun yang perlu digarisbawahi setelah masa bunga tetap selesai, menginjak tahun ke 4 dan seterusnya cicilan KPR konvensional dengan bungan mengambang menjadi tinggi dibandingkan cicilan tetap KPR. Demikian gambaran mengenai perbedaan KPR syariah dan konvensional sebagai informasi bagi anda.

 

Untuk Sobat Muamalat yang sudah memiliki pasangan, Anda bisa mengajukan KPR Bank Muamalat Indonesia dengan menggunakan sumber penghasilan gabungan (joint income) untuk melakukan program pembiayaan ini bersama pasangan.

Dapatkan informasi persyaratan lain, biaya administrasi, maupun biaya asuransi pada tautan ini

 

Untuk tips keamanan bertransaksi, produk perbankan, layanan perbankan syariah, dan informasi lain seputar Bank Muamalat Indonesia like atau follow akun Facebook/Twitter/Instagram PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk atau di nomor telepon SalaMuamalat 1500016.

 

Sumber:

http://www.bankmuamalat.co.id/berita/bank-muamalat-luncurkan-program-kpr-ib-muamalat-angsuran-super-ringan1

http://mediaindonesia.com/news/read/60485/bank-muamalat-luncurkan-program-kpr-angsuran-5/2016-08-08

http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20160808130344-78-149872/beri-angsuran-murah-bank-muamalat-pasang-target-kpr-rp10-t/

https://www.dream.co.id/dinar/setara-bunga-5-bank-muamalat-buat-angsuran-kpr-ringan-160808q.html

http://rumahnabawi.com/perbedaan-kpr-syariah-dengan-kpr-konvensional/