Consumer & Retail Banking
Consumer & Retail Banking
Artikel
Jan 30, 2017

5 Istilah Umum yang Harus diketahui dalam Perdagangan Perbankan Syariah – Part 1

 

Assalaamu'alaikum Muamalat Buddy!
Saat ini perbankan syariah sudah melekat dengan kehidupan kita sehari-hari, tetapi banyak hal perdagangan khusus belum diketahui. Kali ini kita akan membahas beberapa istilah yang sering digunakan, mari kita periksa bersama-sama!

Perbankan syariah dapat didefinisikan sebagai sistem perbankan maju dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip syariah (hukum) Islam, dan operasi didasarkan pada ketentuan Al-Quran dan Hadis. Bank Muamalat Indonesia Tbk menjadi pelopor perbankan syariah di Indonesia (link ke: http://www.bankmuamalat.co.id/profil-bank-muamalat), yang didirikan pada tanggal 24 Rabius Thani 1412 H atau 1 Nopember 1991, diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pemerintah Indonesia.

Dalam mencapai misinya Bank Muamalat Indonesia (link ke: http://www.bankmuamalat.co.id/visi-misi) Tbk, yaitu:
"Membangun lembaga keuangan Islam yang unggul dan berkelanjutan dengan penekanan pada semangat kewirausahaan berdasarkan prinsip kehati-hatian, keunggulan sumber daya manusia Islam dan orientasi investasi profesional dan inovatif, untuk memaksimalkan nilai bagi semua pemangku kepentingan."

Kali ini, Bank Muamalat Indonesia Tbk memberikan pengertian umum yang sering digunakan dalam hal perdagangan di perbankan syariah, antara lain:

1. Akad
Ikatan atau perjanjian antara nasabah dan linkage bank yang Ijab (pernyataan ikatan) dan Kabul (mengakui menerima obligasi) sesuai dengan kehendak hukum yang mempengaruhi objek perikatan, seperti pembukaan perjanjian deposito ( Link ke: http://www.bankmuamalat.co id / tabungan-konsumen / hemat ib-Muamalat) atau perjanjian pembiayaan (link ke: http://www.bankmuamalat.co.id/pembiayaan-consumer/kpr- ib-muamalat).
 
2. Margin
Jumlah laba yang disepakati antara bank dan nasabah atas pembiayaan transaksi dengan perjanjian jual beli (murabahah). margin financing adalah tetap (fixed) tidak berubah selama periode pembiayaan.
 
3. Nisbah
Pangsa antara nasabah dan bank atas transaksi pendanaan dan pembiayaan dengan kontrak bagi hasil (Mudharabah dan musyarakah).
 
4. Murabahah
Membeli kontrak di mana harga dan keuntungan disepakati antara penjual dan pembeli. Jenis dan jumlah barang yang diuraikan secara rinci. Barang diserahkan setelah perjanjian jual beli dan pembayaran dapat dilakukan secara angsuran / cicilan atau sekaligus. Dalam kontrak perbankan syariah digunakan untuk pembiayaan perumahan.
 
5. Mudharabah muqayyadah
Akad yang dilakukan antara pemilik modal untuk usaha yang ditentukan oleh investor (shahibul Mal) kepada manajer (Mudharib), yang disepakati nisbah bagi hasil di awal untuk dibagikan, sedangkan kerugian ditanggung oleh pemilik modal. Dalam terminologi perbankan Islam yang biasa disebut Investasi khusus. Contoh kontrak ini adalah antara nasabah dan deposan bank.
Demikian pula, penjelasan singkat istilah umum pada perdagangan di perbankan syariah, Bank Muamalat Indonesia Tbk, mudah-mudahan dengan penjelasan menambah khasanah atau perbendaharaan kosakata Masyarakat Indonesia membutuhkan bantuan dalam melakukan aktivitas perbankan syariah sehari-hari. Untuk melihat produk-produk dari Bank Muamalat Indonesia, silakan kunjungi halaman produk di sini (link ke: http://www.bankmuamalat.co.id/produk-layanan-consumer).
 
 
Overview:
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dinobatkan sebagai Best Bank Islam di Indonesia 2009 oleh Finance Berita Islam (Kuala Lumpur), sebagai Lembaga Keuangan Islam Terbaik di Indonesia 2009 oleh Global Finance (New York) serta Best Islamic Finance House di Indonesia 2009 oleh Alpha South East Asia (Hong Kong).